Tue. Feb 9th, 2021

Suara sragen

JUJUR AMANAH DAN TERPERCAYA

Rumah Terbakar, Keluarga Di Ngrombo Tangen Sragen Terpaksa Mengungsi

2 min read

Sragen – Hari Kamis dinihari (6/6/2019) sebuah rumah milik warga di dukuh Glinggang desa Ngrombo ludes terbakar, meskipun Polisi Polsek Tangen Polres Sragen Polda Jawa tengah bersama team pemadam kebakaran dan juga masyarakat telah bekerja keras memadamkan api yang menjalar sangat cepat tersebut.

Dengan kejadian tersebut akhirnya satu keluarga Paimin (50) korban kebakaran tersebut harus mengungsi ke rumah saudara . Dari informasi yang didapat, kebakaran rumah yang dihuni tujuh orang itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Kebakaran itu kali pertama diketahui Paimin. Saat bangun dari tidur untuk mengantar istrinya, Sri Sulastri, 46, buang air kecil, Paimin melewati bagian depan kamar anaknya.
Dia kaget melihat ada kobaran api membakar kasur tempat tidur anaknya. Paimin lalu berteriak membangunkan anaknya dan meminta tolong kepada tetangga untuk memadamkan api.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen yang mendapat laporan pada pukul 01.15 WIB segera mengirimkan tim pemadam kebakaran. Kendati demikian, api dengan cepat menyambar aneka perabotan rumah tangga dan melahap habis struktur bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu dan bambu.
“Rumah itu terdiri dari tiga bagian, rumah depan, tengah dan belakang. Seperti rumah joglo di pedesaan pada umumnya. Karena sebagian besar terbuat dari bahan kayu, api sulit dipadamkan dengan peralatan seadanya dari warga. Tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi hanya bisa memadamkan api di bagian dapur karena sebagian besar rumah sudah ludes terbakar,” ujar Kapolsek Tangen IPTU Zaini SH MH mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan SIK MH MIK.

IPTU Zaini SH MH menjelaskan kebakaran rumah itu diduga dipicu korsleting. Menurut pengakuan keluarga korban, terdapat kabel stopkontak listrik di permukaan lantai yang berdekatan dengan kasur. Saat terjadi hubungan arus pendek, stopkontak diduga memercikkan api hingga menyambar kasur yang mudah terbakar.
“Ini jadi pelajaran berharga untuk semua orang. Jangan sembarangan memakai stop kontak. Apalagi sampai dipakai di lantai yang berdekatan dengan kasur yang mudah terbakar,” jelas Kapolsek Tangen
Akibat kebakaran itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp85 juta. Selain membakar satu unit rumah, api juga melahap habis perabotan rumah tangga seperti lemari, meja dan kursi, peralatan elektronik seperti TV dan ponsel, perhiasan, serta uang tunai Rp1 juta.

“BPBD Sragen menyiapkan bantuan logistik berupa pangan dan nonpangan untuk disalurkan kepada keluarga korban kebakaran,” terang Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Sugeng Priyono.

(erwin susetya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.