Thu. Oct 15th, 2020

Suara sragen

JUJUR AMANAH DAN TERPERCAYA

Modus Beli Rokok, Dua Pria Edarkan Uang Palsu Ditangkap Polres Sragen

2 min read

Polres Sragen – Tribratanews.jateng.polri.go.id I Dua orang pelaku peredaran uang palsu di tangkap jajaran Reskrim Polsek Gemolong Polres Sragen Polda Jateng. Kamis (15/10/2020). Keduanya ditangkap usai di teriaki warga pasar, lantaran diduga membelanjakan uang palsu di seputaran kios pasar.

 

Peristiwa  bermula saat kedua pelaku berinisial UW warga Kecamatan Parmbanan Klaten dan T warga kecamatan Manisrenggo Klaten, pada Selasa, 13 Oktober 2020 pukul 13.00 Wib, membeli rokok di kios pasar Gemolong tepatnya di Dukuh Warungurip Kelurahan Kragilan Gemolong, milik Luluk Sri Wulan.

 

Ditempat kejadian, salah satu pelaku menyodorkan uang pecahan seratus ribu untuk membayar rokok jarum Super yang di belinya. Namun korban curiga dengan pecahan uang kertas tersebut, Iapun kemudian meminta ganti uang lainnya untuk membayar, dan pelaku kemudian menyodorkan uang dua puluh ribu untuk membayar.

 

Rupanya, pembelian dengan uang yang mencurigakan itu, tak berhenti hanya di kiosnya saja. Di kios sebelah, pelaku di ketahui korban juga membeli sesuatu dengan uang pecahan seratus ribu yang ia curigai diduga palsu.

 

Lantaran merasa bahwa kedua pria tersebut sengaja mengedarkan uang palsu, iapun kemudian memeriksa pelaku beramai ramai dengan warga pasar lainnya, yang tak lain juga menjadi korban pembelian uang dengan uang pecahan seratus ribu diduga palsu tersebut, kemudian melaporkan kejadian ke polsek.

 

Panik ia di teriaki warga pasar, pelaku kemudian membuang dompet yang ternyata di ketahui berisi uang pecahan ratusan ribu sebanyak 31 lembar. Perilaku pelaku, untungnya di ketahui oleh salah satu warga pasar, yang kemudian membawanya ke Mapolsek untuk di laporkan.

 

Penangkapan dua orang pelaku diduga mengedarkan uang palsu di seputaran pasar Gemolong inipun di benarkan Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra. Ia mengatakan telah menerima laporan warga terkait penangkapan pelaku peredaran uang palsu di wilayahnya.

 

“ saat ini kedua pelaku telah di amankan di mapolsek. Barangbukti berupa 31 lembar uang pecahan rupiah senilai Rp 3.1 juta telah di sita untuk di jadikan barangbukti, “ katanya.

 

“Selanjutnya ia bakal mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana melanggar pasal 36 ayat (3) Undang – undang RI No. 7 tahun 2011, tentang  mata uang, “ tambahnya.

 

Tak hanya menyita barangbukti uang palsu, namun polisi juga menyita sebuah sepeda motor honda Beat warna putih milik pelau yang di pergunakan untuk sarana transportasi selama mengedarkan uang recehan palsu tersebut.

 

Kapolsek menguraikan, kasus ini masih terus di dalami petugas untuk dilakukan pengembangan.

 

(Humas Polres Sragen)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.