Thu. Feb 25th, 2021

Suara sragen

JUJUR AMANAH DAN TERPERCAYA

Meski Puasa Kodim Sragen Tetap Latihan Menembak

2 min read

Sragen- Kamis 16 Mei 2019 pukul 08.15 wib di lapangan tembak kurusetra Yonif 408/R Ratusan pria tegap berseragam loreng tampak berbaris rapi di lapangan tembak. Mereka adalah Anggota TNI dari Kodim 0725/Srg yang akan melaksanakan latihan menembak Laras panjang maupun Laras pendek.

Dalam kegiatan menembak melibatkan Seluruh perwira Kodim Sragen, tim Denpal IV/4 Surakarta sebagai teknisi apabila ada kerusakan senjata, tim kesehatan dari Poskes Kodim Sragen dan peserta menembak. Menembak akan dilaksanakan selama 3 hari yakni Selasa, Rabu dan kamis ini terakhir. Adapun sikap dalam menembak laras panjang hanya satu yakni sikap tiarap dan sikap berdiri pada menembak pistol.

Dalam apel Komandan latihan Kapten Inf Mastha Hari Yudha mengatakan bahwa “meskipun ini adalah kegiatan rutin namun jangan menganggap biasa, ini berhubungan dengan munisi tajam, utamakan faktor keamanan, arahkan Laras pada tempat yang aman, apabila terjadi macet atau kerusakan senjata kita ada tim Harpal jadi jangan coba coba untuk diperbaiki sendiri, angkat tangan teriak ada gangguan”.

Senjata laras panjang yang digunakan adalah senjata standart Kodim M16A1 dengan 3 butir amunisi sebagai koreksi dan 10 butir amunisi setiap prajurit sebagai penilaian jarak 100 m, dan untuk Laras pendek menggunakan pistol jenis FN46 dengan 3 butir munisi sebagai koreksi dan 10 penilaian jarak 25m sikap berdiri.

Dandim 0725/Srg Letkol Kav Luluk Setyanto, MPM yang pada saat kegiatan juga melaksanakan menembak pistol mengatakan “Saya berharap dengan latihan menembak ini prajurit saya tidak kehilangan naluri tempur dan tetap semangat berlatih meskipun bulan puasa”. “Puasa bukan merupakan penghalang untuk berlatih, jika bekerja itu berpahala dan puasa juga berpahala, maka pahalanya akan dobel, asalkan ikhlas menjalaninya” paparnya.

Dalam pelaksanaan menembak pistol Dandim memberikan motivasi dengan menghukum penembak dengan push up apabila ada peluru yang tidak masuk atau hilang. Per 1 munisi yang hilang ditebus dengan 10 kali push up. Dengan cara demikian Dandim berharap masing masing penembak bisa mempertanggungjawabkan amunisi meskipun hanya 1 butir.

Sumber : Humas Kodim 0725 Srg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.