Sat. May 8th, 2021

Suara sragen

JUJUR AMANAH DAN TERPERCAYA

Disinyalir Memanas, Kapolres Sragen Siagakan Ratusan Personil Pengamanan Kegiatan PSHT

1 min read

Sragen – Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP yimmy Kurniawan menyiagakan ratusan personil dalam kegiatan pengesahan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Parluh 16 Pusat Yogya di gedung SMS Sragen, Minggu (15/09/2019).

 

Kegiatan yang di gelar jumat (13/9/2019) malam, diikuti sebanyak 944 orang warga PSHT, sempat menimbulkan kontra, bagi warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Parluh 17 Pusat Madiun, hingga nyaris terjadi keributan.

 

Beruntung, ratusan petugas telah di siapkan Kapolres, bersiaga penuh dan bersenjata lengkap untuk mengamankan kegiatan.

 

Pengamanan diawali dengan apel pada Jumat sore. Selain seluruh personil Mapolres, apel diikuti pula oleh personil bantuan Satuan Brimob Polda Jateng, personil bantuan Satuan perintis Polda Jateng, TNI Kodim 0725 Sragen, dan personil Sat Pol PP Pemkab Sragen.

 

Meski sempat di warnai situasi memanas, namun hingga usai di langsungkan kegiatan pengesahan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Parluh 16 Pusat Yogya, tetap berlangsung kondusif.

 

Dikabarkan, lantaran situasi memanas, malam saat berlangsung acara, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel turun ke Sragen untuk menetralisir situasi, akan desakan warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Pusat Madiun, yang hendak menerobos masuk ke area gedung SMS.

 

Namun berkat kesigapan petugas, dan arahan dari Kapolda, berangsur angsur situasi pun kemudian mereda.

 

Di hadapan massa, Kapolda sempat memberikan pengarahan dan meminta agar semua pihak menahan diri. Setelah mendapat pengarahan, massa PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun akhirnya bersedia membubarkan diri sekitar pukul 00.30 WIB dinihari.

 

(Humas Polres Sragen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.