Wed. Jan 27th, 2021

Suara sragen

JUJUR AMANAH DAN TERPERCAYA

Bhabinkamtibmas Hadiri Dan Pengamanan Giat Forum Diskusi Bakohumas Kementrian Tenaga RI Di Mojorejo Karangmalang Sragen

3 min read

 

Sragen-Kepolisian Sektor Karangmalang Polres Sragen Polda Jawa Tengah, AKP Mujiono, S.Sos, MH melalui Bhabinkamtibmas Aiptu Eko TW bersama anggota menghadiri dan melaksanakan pengamanan giat Forum Diskusi Bakohumas Kementrian Ketenangan Kerjaan RI di Mojorejo Karangmalang Sragen, Kamis (8/8/2019).

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, SIK, MH, MIK menekankan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiono, S.Sos,H bahwa setiap giat masyarakat agar menghadiri dan jalin mitra kamtibmas untuk mempererat tali silaturahmi.

Pada hari Kamis (8/8) sekira pkl. 10.00 s/d 11.30 wib telah dilaksanakan giat Forum Diskusi Bakohumas Kementrian Ketenangan Kerjaan RI dengan tema “Desmigratif Ujung Tombak Perlindungan Pekerja Migran” yang bertempat di halaman Balai desa Mojorejo, Dk. Mojorejo, Ds. Mojorejo, Kec. Karangmalang, Kab. Sragen.

Adapun yang hadir dalam giat tersebut, Soes Hindharno (Ka biro humas, Kementrian Ketenagakerjaan RI), Magdalena (Staff khusus Menteri Tenaga kerja RI), AKBP Iqbal (Penum Humas Mabes Polri), Para pejabat tinggi Madya dan Pratama Kementerian Ketenaga Kerjaan RI, Tim Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, dan Tim Dinas Tenaga Kerja dan perindustrian Kota Surakarta.

Kemudian yang dari Kabupaten Sragen dr. Djoko Sugeng Pudjianto, M.Kes (Ka Badan PPKBPPPA Kab. Sragen), Drs Sarwaka (Plt. Dinas Tenaga Kerja Kab. Sragen), Samsuri, S.Sos MM (Plh Camat Karangmalang), Ipda Sarindi (Waka Polsek Karangmalang), Danramil 02 Karangmalang yang diwakili oleh Peltu Suwarno, Keluarga TKI Aktif dan mantan TKI dari desa Mojorejo dan Perwakilan Desa Desmigratif Produktif dari desa Wonorejo Kec. Kedawung, desa Pandak Kec. Sidoharjo, desa Gabus Kec. Ngrampal dan  desa Mojorejo.

Berikut sambutan Suharjo, SE (PJ Kades Mojorejo), bahwa Desa Mojorejo terletak disetelath timur Kecamatan Karangmalang dengan jumlah penduduk 7.314 jiwa, jumlah kepala keluarga 2.521 KK, laki-laki 3.645 dan perempuan 3.649 dengan mata pencaharian mayoritas petani, pedagang, PNS dan swasta.

Keterbatasan kesempatan kerja di dalam negeri dengan upah yang sangat jauh beda dengan di luar negeri dengan keadaan ekonomi yang terdesak oleh kebutuhan ekonomi keluarga adalah faktor pendukung utama bagi masyarakat untuk memilih bekerja ke luar negeri.

Dengan adanya terobosan kementerian ketenagakerjaan RI yaitu program Desa Migran Produktif sangat membantu kami dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mantan PMI dan keluarga.

Program Usaha Produktif : telah  banyak melakukan pelatihan sehingga telah banyak terbentuk kelompok usaha berbagai jenis di Desa Mojorejo.

Program Community Parenting : telah membuka Les Bahasa Inggris gratis, sekolah Sepak
Bola dan pengajian untuk Anak-anak PMI, Keluaga PMI dan masyarakat umum.

Kemudian sambutan Soes Hindharno (Ka biro Humas Kementrian Ketenagakerjaan RI), Kades harus dapat mendeteksi warganya baik yang keluar maupun masuk ke desa dan mengetahui database desa, jangan sampai kecolongan seperti contoh Densus Polri sudah berada di desa dan menangkap teroris namun kades baru tahu setelah kejadian.

Anak anak PMI Pekerja Migran Indonesia sangat kurang kasih sayang dari orang tuanya maka tugas aparat pemerintahan adalah untuk mencari solusi terhadap masalah tersebut jangan hanya diam.

Program Desmigratif adalah mencari Ciri kas desa yang ada di Mojorejo untuk diolah menjadi berdaya guna oleh para mantan PMI untuk dikembangkan menjadi bahan produksi.

Selanjutnya sambutan Magdalena (Staff khusus Menteri Tenaga kerja RI), Bapak Menteri adalah anak dari seorang TKI Arab Saudi sehingga beliau paham betul dengan keadaan keluarga PMI.

PMI (Pekerja Migran Indonesia) di Desa merasa kesulitan untuk mengakses Info bagaimana ingin pergi ke luarnegeri untuk mencari kerja sehingga PMI menggunakan jasa calo / tekong / PL atau apapun namanya.

Pemerintah bukannya ingin meniadakan calo tenaga kerja ke luar negeri tapi mau menertibkan calo tenaga kerja ke luar negeri. Calo tenaga kerja ke luar negeri tidak boleh memungut beaya jasa lebih dari 40 persen.

Kegiatan dilanjutkan peninjauan ke lokasi Perpustakaan desa Mojorejo, Rumah desmigratif dan Stand Bazar Desmigratif serta jumlah peserta yang hadir kurang lebih 200 orang dan selama kegiatan berjalan lancar dan aman terkendali.

(HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.