Wed. Jan 27th, 2021

Suara sragen

JUJUR AMANAH DAN TERPERCAYA

Anggota Polsek Gemolong Sragen Jaga Silaturahmi Dialogis BersamaTokoh Agama Seusai Sholat Dzuhur Berjamaah

3 min read

Sragen- Guna untuk membina hubungan baik dan silaturahmi diantara tokoh agama dan Kepolisian, Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Gemolong Polres Sragen, secara rutin melaksanakan giat door to door kepada para tokoh agama yang ada didesa binaannya masing masing.

Kegiatan sambang dan silaturahmi tersebut seperti yang dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Genengduwur Polsek Gemolong Polres Sragen Polda Jawa Tengah Aipda Samsaini yang melaksanakan silaturahmi dan dialogis dengan tokoh Agama Kel. Kragilan Kec Gemolong Bpk. Mursito pada saat seusai melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Nastain alamat Desa Ngembatkembang Kel. Kragilan Kec. Gemolong Sragen untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas untuk menjaga Kamtibmas terkait Sidang Sengketa Pilpres di MK yang masih berlangsung dan menghimbau agar warga tidak datang ke Jakarta sehubungan dengan Sidang Sengketa Pilpres tersebut terkait keamanan warga binaan., Kamis (27/6/2019).

Pertemuan ini mempunyai maksud untuk menjalin komunikasi dan membina hubungan baik serta kordinasi antara Kepolisian yang berperantara melalui Bhabinkamtibmas dengan Tokoh Agama supaya dapat saling memberikan masukan, ide atau gagasan di berbagai aspek kehidupan dan bisa saling memantau serta menjaga situasi wilayah Kecamatan Gemolong agar tetap kondusif.

Dalam koordinasi tersebut Aipda Samsaini mengajak koordinasi dan kerjasama serta para tokoh agama agar membantu pihak Kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas desa nganti dan Genengduwur Kec. gemolong dalam menjaga kamtibmas, serta mengajak para tokoh agama agar menginformasikan dan memberi pengertian kepada para warga untuk tidak mudah terpengaruh oleh paham radikalisme, kerusuhan , anarkisme ataupun ajakan-ajakan yang menyesatkan dari kelompok atau orang orang yang tidak jelas yang selalu mengatasnamakan Agama dalam melaksanakan aksinya dan berujung pada tindakan terorisme.

“Kepolisian yang merupakan ujung tombak pemberantasan tindak pidana kejahatan tidak mungkin akan berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari para tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga masyarakat,” terang Aipda Samsaini

Aipda Samsaini juga menjelaskan bahwa dukungan dan peran aktif dari warga masyarakat dapat diwujudkan dengan cara mengaktifkan kembali kegiatan pam swakarsa dalam bentuk Siskamling yang ada dimasing masing lingkungan serta seluruh warga harus lebih jeli dalam setiap perkembangan yang terjadi dilingkungan tempat tinggalnya masing masing dan apabila ada tamu yang bermalam, warga harus segera melaporkan kepada Ketua RT dan RW serta Perangkat desa ataupun Babinkamtibmas sehingga akan dapat didata dan bila ada sesuatu hal yang mencurigakan akan dapat dengan cepat diambil tindakan antisipasi guna untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Bagi para tokoh agama kami minta untuk lebih menggiatkan syiar agama kepada warga, supaya warga tidak mudah terpengaruh dengan paham paham yang dapat menjerumuskan kedalam paham radikalisme dan yang paling utama yaitu setiap warga wajib membentengi diri dengan nilai luhur Pancasila supaya tidak mudah terhasut dan tergiur dengan paham baru yang bertentangan dengan norma norma hukum maupun Agama,” pungkas Aipda Samsaini.

“Kami atas nama tokoh agama sangat mendukung dari langkah langkah yang diambil Polsek Gemolong Polres Sragen dalam mencegah masuk dan berkembangnya paham radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama, dan Insya Allah kami akan menggiatkan dakwah serta mengajarkan pengetahuan tentang agama yang kami miliki kepada warga, supaya warga tidak mudah terpengaruh dan terpedaya oleh adanya paham paham baru yang dapat menyesatkan,” ucap tokoh agama bapak Mursito

Yudha gemolong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.